Jika kita sudah lama menggunakan windows, pasti kita sudah terbiasa dengan format file .rar. Kalau ada apa-apa selalu menggunakan rar: mulai dari kompresi file, tugas-tugas kuliah, tugas-tugas kantor, sampai download berbagai aplikasi pun juga kebanyakan berekstensi .rar.

Tapi begitu kita move on ke Linux, ternyata rar tidak sepopuler yang kita kira. Bahkan ia bukan standar penggunaan dalam dunia kompresi file. Yang menjadi standar justru zip dan kawan-kawannya. Sehingga kita akan dapati umumnya distro linux tidak men-support rar secara default.

Tapi bukan berarti file berkekstensi rar tidak bisa kita apa-apakan di linux. Ia tetap bermanfaat dan bisa digunakan.

Bagaimana caranya? Di sini saya insyaallah akan menjelaskan cara mudah mengekstrak file rar di Ubuntu dan juga cara membuat kompresinya.

Cara Extract Rar di Linux

Untuk melakukan ekstraksi file rar. Kita perlu install aplikasi tersendiri. Yaitu aplikasi unrar. Aplikasi ini tidak ada GUI nya secara default. Akan tetapi dengan nautilus alias File Manager bawaan dari Ubuntu Gnome, kita bisa mengekstrak rar dengan mudah menggunakan GUI.

Oke, untuk menginstall unrar, silakan eksekusi perintah di bawah.

sudo apt install unrar

Ekstrak File Dengan GUI

  1. Buka aplikasi nautilus alias Files.
  2. Pilih file yang akan diekstrak.
  3. Klik kanan file yang akan diekstrak.
  4. Klik Ekstract Here.

Setelah itu tunggu hingga proses ekstraksi selesai.

Mudah bukan?

Ekstrak File via Terminal

Kalau anda sedang menangani ubuntu server yang tidak memiliki akses GUI, atau memang anda lebih nyaman dengan terminal. Anda bisa melakukan perintah unrar x <nama-file.rar> untuk mengekstrak file.

unrar x <nama-file.rar>

Ganti nama file yang diapit tanda <> dengan nama file yang ingin anda ekstrak.

Setelah itu, kita akan bahas bagian selanjutnya yaitu cara mengkompres file atau folder dengan rar.

Cara Compress File ke Rar di Linux

Untuk mengkompresi file atau folder ke dalam bentuk rar, kita harus menginstall aplikasi rar terlebih dahulu. Sama seperti unrar, aplikasi tersebut tidak menyediakan GUI. Hanya saja jika kita menggunakan aplikasi Archive Manager bawaan Ubuntu Gnome, kita bisa membuat kompresi file secara GUI dengan mudah.

Pertama, install dulu aplikasi rar dengan menjalankan perintah berikut:

sudo apt install rar

1. Buka Aplikasi "Archive Manager" Untuk Mengkompress File

Anda bisa membukanya melalui menu aplikasi GNOME.

2. Klik Menu "New Archive"

Langkah yang kedua adalah membuat arsip baru dengan cara memilih menu New Archive yang terletak pada pojok kanan atas.

3. Isi Nama dan Lokasi

Lalu akan muncul window baru. Berisi dua inputan. Nama file + ekstensi: ini untuk menentukan nama arsip file yang ingin anda buat dan juga ekstensinya. Yang kedua adalah pilihan lokasi. Pilihan lokasi adalah path di mana file anda anda akan disimpan.

Dalam contoh ini, saya akan membuat file dengan nama contoh.rar dan akan saya letakkan file tersebut pada direktori ~/Desktop.

Oiya, anda bisa menekan pilihan Other Options untuk opsi lanjutan semisal pengaturan password dan lainnya.

4. Tambahkan File Apa Saja ke Dalam Arsip

Setelah mengisi nama file dan lokasi, anda akan melihat list kosong. Nah, langkah selanjutnya adalah menambahkan file apa saja ke yang anda inginkan. File tersebut otomatis akan tersimpan dalam arsip bernama contoh.rar (dalam kasus saya).

Anda juga bisa menambahkan folder atau direktori. Seperti pada gambar di bawah, anda bisa menambahkan apa pun baik berupa folder mau pun direktori. Semuanya akan masuk ke dalam arsip.

5. File Arsip Otomatis Tersimpan

Setiap kali anda melakukan perubahaan arsip, baik penambahan file atau menghapusnya dari arsip. Maka file arsip otomatis akan tersimpan dengan nama dan lokasi yang telah diatur sebelumnya.

Sehingga anda bisa langsung mengclose aplikasi Archive Manager.

Kesimpulan

File rar tetap bisa kita gunakan dengan mudah di linux. Untuk melakukan proses ekstraksi file kita harus memasang aplikasi unrar, sedangkan untuk membuat arsip baru kita harus memasang aplikasi rar. Kedua aplikasi tersebut sebenarnya berbasis CLI, hanya saja dengan Ubuntu GNOME, kita bisa memanfaatkan aplikasi GUI yang sudah tersedia untuk mengelola file rar dengan sangat mudah.

Semoga bermanfaat.