Hal yang menarik pada arch linux adalah, kita bisa sangat bebas memilih desktop environment sendiri. Ini terjadi karena arch linux tidak menyediakan DE secara default pada proses instalasi. Dan, hal yang paling menarik lainnya adalah hampir semua DE popular bisa kita install dengan mudah pada arch linux. Dan pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba mendemonstrasikan bagaimana cara memasang desktop environment GNOME dan lightdm sebagai desktop managernya.

Baca juga: Cara Install Desktop Xfce di Arch Linux

Update Sistem

Pertama, buka terminal, lalu upgrade paket arch linux anda:

pacman -Syu

Install Xorg

Sebelum kita menginstall desktop environment apa pun, kita perlu menginstall display server dan packages-packages yang dibutuhkan berkaitan dengan tampilan dan perangkat input (touchpad/mouse). Dan display server yang paling populer di dunia linux adalah xorg. Pada arch linux kita bisa menginstallnya dalam group xorg dan xorg-server.

pacman -S xorg xorg-server

Install GNOME

Selanjutnya kita harus memasang aplikasi-aplikasi basic yang dibutuhkan oleh GNOME dalam grup paket gnome dengan perintah:

pacman -S gnome

VirtualBox_Arch Linux_24_11_2016_05_54_47.png

Tekan ENTER.

VirtualBox_Arch Linux_24_11_2016_05_54_55.png

Setelah itu sistem akan mengunduh paket-paket aplikasi yang dibutuhkan untuk menjalankan desktop gnome. Dan ini akan memakan waktu tergantung pada koneksi internet.

Install Lightdm

Pada proses booting, dari mulai BIOS -> boot loader -> initframs -> kernel -> dan selainnya, maka proses yang paling terakhir dijalankan dari rangkaian proses booting adalah: menjalankan x server (yakni graphical user interface) untuk kemudian mengaktifkan user session kita (dengan login username dan password) dan meload desktop environment pilihan kita.

Dan tentu saja, kita perlu software Desktop Manager untuk melakukan hal ini, dan salah satu aplikasi yang cukup ringan adalah lightdm.

Langsung saja, install lightdm dengan perintah berikut:

pacman -S lightdm

VirtualBox_Arch Linux_24_11_2016_13_52_08.png

VirtualBox_Arch Linux_24_11_2016_13_53_01.png

Jalankan Lightdm saat startup

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa aplikasi desktop manager adalah salah satu aplikasi yang paling terakhir dipanggil pada rangkaian booting sistem linux sebelum user session benar-benar dibangun. Maka, kita harus mengatur agar lightdm dijalankan pada saat startup dengan perintah:

systemctl enable lightdm

VirtualBox_Arch Linux_24_11_2016_13_57_23.png

VirtualBox_Arch Linux_24_11_2016_13_57_38.png

Install Lightdm Gtk Greeter

Lightdm membuthkan greeter (penyambut/penyapa/terima tamu) sebagai tema/tampilan yang menyediakan fitur-fitur agar kita bisa memilih user, lantas memilih desktop, dan bisa login ke dalam desktop kita. Ada banyak sekali lightdm greeter yang resmi maupun yang non resmi, sehingga kita bisa memilih yang mana login screen yang cocok pada kita. Dan pada contoh kali ini, saya akan menginstall lightdm-grk-greeter sebagai login screen default.

pacman -S lightdm-gtk-greeter

VirtualBox_Arch Linux_24_11_2016_14_03_47.png

Atur Greeter Session

Atur agar lightdm meload greeter yang kita inginkan.

Buka file config lightdm pada /etc/lightdm/lightdm.conf.

sudo nano /etc/lightdm/lightdm.conf

Pada section [Seat:*], cari keyword greeter-session, lalu isi dengan lightdm-gtk-greeter. Jika anda tidak menemukannya, anda bisa menulisnya sendiri secara manual.

VirtualBox_Arch Linux_24_11_2016_14_02_19.png

Setelah itu save dengan perintah ctrl + X, dan tekan Y lalu Enter.

Anda bisa melihat lightdm yang telah anda install dengan menjalankan perintah lightdm --test-mode --debug. Jika tidak terjadi error, maka instalasi lightdm telah berhasil dan anda bisa mencobanya dengan merestart sistem anda dengan perintah reboot.

Berikut penampakan login screen:

VirtualBox_Arch Linux_24_11_2016_14_04_45.png

Dan ini penampakan GNOME kita:

VirtualBox_Arch Linux_24_11_2016_14_05_50.png

VirtualBox_Arch Linux_24_11_2016_14_06_35.png